Minggu, 20 Desember 2015

MASA DEPAN

MASA DEPAN

Setiap dari kita mengharap masa depan yang cerah gemilang. Namun, tidak semuanya yang dapat meraihnya. Seorang ayah pemabuk memiliki dua anak. Anaknya yang satu dapat meraih masa depan yang gemilang, sedangkan anak yang lain sama seperti ayahnya pemabuk.

Dari dua anak yang sama-sama orang tuanya pemabuk. Tapi berbeda cara pandang keduanya. Yang sukses memandang masa depan yang harus dicapainya dan melihat hikmah dari masa lalu. Sedangkan anak yang pemabuk melihat masa lalunya yang seakan-akan sudah menjadi takdir yang sudah pasti dan tidak berubah. Semua orang memiliki masalah dari orang-orang sekitar, lingkungan, atau pemerintahan. Orang sukses akan terus memikirkan masa depan yang akan dilaluinya, setiap langkahnya tidak pernah mundur dan tidak pernah menyalahkan orang lain, tanggung jawab dengan apa yang dilakukannya, tidak pernah memikirkan masa lalu, sebab penyesalanlah yang akan didapat. Ia menoleh kebelakang untuk mengambil hikmah dari masa lalunya Sedangkan pecundang terus meratapi masa lalunya dan tidak melangkah menuju masa depan yang cerah, selalu menyalahkan orang lain atas kegagalan yang dialaminya.

MASA DEPAN BANGSA

Kau suruh kami nyoblos fotomu, kau sogok mereka untuk memilihmu, kau berkoar-koar akan membangun bangsa dari kepurukan, tapi ternyata justru kau yang merusak bangsa ini, kau ambil kesempatan ini, kau dukung kemaksiatan-kemaksiatan. Inikah tujuanmu??

Jadilah pemimpin yang adil dan bijaksana. Masa depan ada ditangan anda,,, Sayyidul Qoumi Khoodimuhum "Pemimpin kaum adalah pelayan mereka". 13.34 Rabu 9 Desember 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar