Dua Sahabat Nabi yang berani mati karena membela Sang Nabi
Alhamdulillah kita masih berada dibulan yang mulia Robi'ul Awal bulan dimana Rasul SAW lahir ke dunia. Seyogyanya kita mengkaji dan meneladani sifat para sahabat yang berani mati demi membela sang kekasih baginda Nabi Muhammad SAW. Dikatakan oleh seorang sahabat bernama Suhail sebelum memeluk agama islam : "Tidaklah aku melihat raja-raja di romawi, kisra, persia dsb yang rakyatnya lebih mencintai kepada rajanya sebagaimana para sahabat Nabi kepada Nabi Muhammad SAW". Jiwa dan raga mereka taruhkan demi membela perjuangan Rasulullah SAW.
Tahukah anda, Siapa yang berhasil membunuh dedengkot kafir Quraisy yang lebih kita kenal dengan sebutan Abu Jahal? Dua orang sahabat bernama Mu'adz dan Mu'awwadz, seorang anak-anak yang berusia 14 tahun. Coba kita lihat diusia yang masih muda ia berani melawan Abu Jahal, Sang gembong Quraisy. Iya mereka berdua berani melawannya, sebab Abu Jahal adalah orang yang paling benci terhadap Nabi Muhammad SAW. Bahkan pada saat perang tersebut, Abdurrahman bin 'Auf merasa khawatir terhadap keduanya disaat mereka bertanya "Wahai paman, beritahulah kami siapa yang namanya Abu Jahal diantara mereka, dia adalah musuh Allah orang yang sering mencaci maki Rasulullah?" Mendengar perkataan keduanya, Abdurrahman bin 'Auf terdiam dan melihat kepada keduanya. Apa yang sudah kalian katakan, mereka berkata seperti perkataan yang awal. "Baiklah akan ku beritahu siapa yang namanya Abu Jahal, karena kalian berdua bukan anak kecil, jiwa kalian sungguh besar. Itu dia Abu Jahal yang kalian cari (sambil menuding ke arah Abu Jahal) pergilah dan bunuh ia". Tanpa berfikir panjang sahabat Mu'adz dan Mu'awwadz menghunus pedangnya seraya melompat bak harimau kelaparan yang bertemu mangsanya. Srat, srat,,, terbunuhlah ia. Kemudian keduanya segera menghadap Baginda Rasulullah SAW dan berkata salah satu mereka "Wahai Rasul, saya telah membunuh musuh Allah, Abu Jahal", yang satunya juga berkata "Wahai Rasul, saya yang telah membunuhnya". Maka Rasul melihat keduanya seraya bertanya "bawalah kemari pedang kalian?" Keduanya pun membawa pedang masing-masing yang berlumuran darah. Dan Rasul berkata "Kalian berdualah yang berhasil membunuh Abu Jahal". Allahu Akbar, Allahu Akbar!!!
Kesimpulan (Natijah) : * Tidak ada sosok pemimpin seperti Nabi yang sangat dicintai oleh umatnya * Mencintai Nabi adalah hal yang wajib bagi siapapun, baik laki-laki atau perempuan, besar maupun anak kecil * Kecintaan dan pengorbanan para sahabat kepada Nabi Muhammad baik jiwa maupun raga mereka buktikan dengan tulus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar