Kamis, 07 November 2013

Hijrah yang dicintai Allah dan Rasulnya.

Sudah selayaknya bagi kaum muslimin untuk memeriahkan perayaan Hijrah Nabi besar Muhammad saw, karena hijrah adalah sesuatu yang agung dalam sejarah peradaban islam.
Beliau mendirikan negara di Madinah al Munawwarah yang sebelumnya bernama Yastrib.
Dinamakan Madinah al Munawaarah karena Anarat bi nurin Nabi saw. Bersinar sebab cahaya nabi Muammad saw

Apa Makna Hijrah ?

Makna hijrah yaitu, pindah dari rumah satu kerumah yang lain,
Berpindah dari rumah yang tidak aman bagi diri sendiri,keluarga dan agama ke rumah yang aman tentram dan sentosa. Ini adalah pengertian makna Hijrah pada zaman dahulu.

Adapun makna hijrah sekarang adalah Hijrah dari maksiat menuju taat, dari perkara-perkara haram pindah pada perkara-perkara yang halal.
Pindah dari sifat egois atau mementingkn diri sendiri,pindah kepada kebersamaan dan persatuan
Pindah dari sifat pemarah pembenci berubah pada sifat saling mencintai dan menyayangi.
Dari sifat lemah kepada sifat pemberani.

Didalam hadist Nabi disebutkan,
Muslim sejati adalah muslim yang lidah dan tangannya selamat, tidak menyakiti kepada sesama muslim lain, dan Muhajir orang yang berhijrah adalah orang yang berhijrah dari apa apa yang dilarang oleh Allah.

Makna Hadist.
Yang di maksud "muslim" adalah Muslim Sejati yang faham bahwa beragama islam berarti harus patuh dan pasrah kepada Allah dan Rasulullah.

Salimal Muslimun : Orang islam yang selamat lisannya. Yang tidak suka berbohong, menipu, ghibah, adu domba, mencela,mengolok-olok.

Yang dimaksuh "YADIHI" : Tangannya yaitu orang islam yang t suka mencuri,korupsi, sogok-menyogok,suka memukul.

Hadist ini menerangkan bahwa tidak boleh berbuat aniaya dan dzolim kepada orang islam maupun orang kafir.

Pada moment Hijriyah ini semoga kita bisa lebih baik,lebih bagus dan lebih berwibawa.

Khutbah Jumat

نحو هجرة يحبها الله ورسوله .
Hijrah yang dicintai oleh Allah dan Rasulullah.

جدير باالمسلمين ان يحتفل باالهجرة النبوية لانها حدث عظيم في تريخ الدعوة الاسلامية ، لان الرسول صلى الله عليه وسلم اقام دولته العظيمة في المدينة المنورة ، التي كانت قبل الهجرة تسمى يثرب ، ولما هاجر اليها سميت بمدينة المنورة لانها انارت بنور النبي صلى الله عليه وسلم.
Sudah selayaknya bagi kaum muslimin untuk memeriahkan perayaan Hijrah Nabi besar Muhammad saw, karena hijrah adalah sesuatu yang agung dalam sejarah peradaban islam.
Beliau mendirikan negara di Madinah al Munawwarah yang sebelumnya bernama Yastrib.
Dinamakan Madinah al Munawaarah karena Anarat bi nurin Nabi saw. Bersinar sebab cahaya nabi Muammad saw.

معنى الهجرة .
Apa Maknanya Hijrah ?
معنى الهجرة هي انتقال من دار الى دار ، يعني انتقال من دار لايأمن فيها المسلم على نفسه ولاعلى دينه الى دار اخرى يأمن فيها على نفسه ودينه وهي دار الاسلام ، هذا معنى هجرة قديما.

Makna hijrah yaitu, pindah dari rumah satu kerumah yang lain,
Berpindah dari rumah yang tidak aman bagi diri sendiri,keluarga dan agama ke rumah yang aman tentram dan sentosa. Ini adalah pengertian makna Hijrah pada zaman dahulu.
واما معنى الهجرة في هذ الزمن وقد اصبح الاسلام في كل زمان ومكان فقد تغير معنى الهجرة الى معنى اخر وهو :

Adapun makna hijrah sekarang adalah Hijrah dari maksiat menuju taat, dari perkara-perkara haram pindah pada perkara-perkara yang halal.
Pindah dari sifat egois atau mementingkn diri sendiri,pindah kepada kebersamaan dan persatuan.

ان الهجرة يقصد بها الهجرة من المعاصى الى الطاعة ومن الخبائث والمحرمات الى الحلائل والمباحات ، ومن الفرقة الى الوحدة والاعتصام ،

والانتقال من البغضاء والكراهية الى المحبة والالفة ، ومن الضعف والخوف الى القوة والامان

Pindah dari sifat pemarah pembenci berubah pada sifat saling mencintai dan menyayangi.
Dari sifat lemah kepada sifat pemberani.

لذالك قال الله تعالى في كتابه الكريم
: واعتصموا بحبل الله جميعا ولاتفرقوا ، واذكروا نعمة الله عليكم اذ كنتم اعداء فألف بين قلوبكم فاصبحتم بنعمته اخوانا. ( سورة ال عمران )

وفي الحديث عن النبي صلى الله عليه وسلم : المسلم من سلم المسلمون من لسانه ويده والمهاجر من هاجر مانهى الله عنه . هذ المعنى الهجرة اللذي يحبها الله ورسوله.
Didalam hadist Nabi disebutkan,
Muslim sejati adalah muslim yang lidah dan tangannya selamat, tidak menyakiti kepada sesama muslim lain, dan Muhajir orang yang berhijrah adalah orang yang berhijrah dari apa apa yang dilarang oleh Allah.

Makna Hadist.

المسلم هو المسلم الحقيقي الذي يفهم ان الاسلام انقياد وطاعة لله ورسوله.

Yang di maksud "muslim" adalah Muslim Sejati yang faham bahwa beragama islam berarti harus patuh dan pasrah kepada Allah dan Rasulullah.

سلم المسلمون : نجى المسلمون من لسانه اي من اذا السان وهو الكذب ، والزور ،والغيبة ، والنميمة ،والسب،والقصف.

Salimal Muslimun : Orang islam yang selamat lisannya. Yang tidak suka berbohong, menipu, ghibah, adu domba, mencela,mengolok-olok.

ويده : أذى الياد مثل السرقة ،والرشوة ، والاختلاص,والضرب بغير حق والحديث يقصد المسلم وغيره. لان في روايه/ حديث اخر يقول : المسلم من سلم الناس.

Yang dimaksuh "YADIHI" : Tangannya yaitu orang islam yang t suka mencuri,korupsi, sogok-menyogok,suka memukul.

Hadist ini menerangkan bahwa tidak boleh berbuat aniaya dan dzolim kepada orang islam maupun orang kafir.

Pada moment Hijriyah ini semoga kita bisa lebih baik,lebih bagus dan lebih berwibawa.

BEBERAPA PERISTIWA PENTING 10 MUHARRAM (KISAH PARA NABI).
.

Bismillahirrahmannirrahim,
10 Muharram adalah hari yang lebih dikenal dengan Hari Asyura’, yang mana kita ingat kembali betapa para Nabi mendapat kemenangan pada hari itu. Hari Asyura’ juga dianggap sebagai hari besar umat Islam, karena ada beberapa peristiwa penting yang terjadi pada saat itu.

Beberapa peristiwa penting , dimana para Nabi dan Rasul banyak mendapat anugerah dari Allah subhana wa Ta'ala yang Maha Suci, diantaranya :

1. Setelah beratus-ratus tahun lamanya Nabi Adam as meminta ampunan dan bertobat kepada Allah SWT, maka pada hari yang bersejarah yaitu tanggal 10 Muharam Allah SWT telah menerima taubat Nabi Adam as. Inilah salah satu penghormatan kepada Nabi Adam as. Ratusan tahun bertobat.. Begitu lama sekali Nabiyullah Adam as melakukan tobat ini.

2. Nabi Idris as memperoleh derajat yang luhur, dibawa ke langit disebabkan karena beliau bersifat belas kasihan kepada sesamanya.

3. Nabi Musa as mendapat anugrah kitab Taurat ketika beliau berada di bukit Thursina (Sinai) dan Saat diselamatkannya beliau dari pasukan Fir'aun saat menyeberangi Laut Merah.

4. Nabi Ibrahim as terhindar dari siksaan raja Namrud, karena di tuduh menghancurkan berhala dikuil tempat pemujaan Namrud, meskipun beliau sudah dilemparkan kedalam api unggun yang menyala-nyala

5. Nabi Nuh as turun dari perahu penyelamat bersama umatnya yang beriman, terhindar dari air bah dan taufan yang dasyat.

6. Nabi Yusuf as di bebaskan dari penjara mesir. Karena sebelumnya ia dituduh Zulaikha yang menuduh Nabi Yusuf as memperkosanya, padahal sebaliknya, bahwa wanita itu yang mengajak berbuat zina

7. Kesembuhan Nabi Yakub dari kebutaan dan beliau dipertemukan kembali dengan putranya yakni Nabi Yusuf pada hari Asyura.

8. Allah SWT menerima taubat Nabi Yunus as , dan menyelematkan beliau dari perut ikan nun (jenis ikan yang sangat besar).

9. Pada tanggal 10 Muharam, Allah SWT telah mengembalikan kerajaan Nabi Sulaiman. Tanggal itu merupakan suatu penghormatan kepada beliau. Akhirnya sebagai bentuk rasa syukur, Nabi Sulaiman berpuasa dan beribadah kepada Allah SWT.

10. Nabi Daud as di sucikan dari dosa dan dibersihkan dari segala fitnah serta tuduhan. Di sebabkan beliau telah mengirimkan panglimanya hingga gugur, padahal sang panglima memiliki istri yang amat cantik.

11. Pada 10 Muharam ini juga, Allah mengangkat Nabi Isa as ke langit, di mana Allah telah menukarkan Nabi Isa as dengan Yahuza. Ini merupakan satu penghormatan kepada Nabi Isa as daripada kekejaman kaum Bani Israil.

12. Nabi Muhammad SAW dan pengikutnya pada hari asyura’ mendapat anugrah dan kewaspadaan dalam menetapi hidayah Al-Qur’an (hijrahnya Rasulullah SAW).

Oleh karena pentingnya kejadian-kejadian tersebut, yakni pada hari Asyura’ para Nabi banyak memperoleh anugerah dari Allah subhana wa Ta'ala. Maka bagi umat Islam disunnahkan (diutamakan) untuk menjalankan ibadah puasa dan memperbanyak tafakur serta menambah amal ibadah lainnya.

Puasa Asyura menghapus dosa-dosa kecil yang telah diperbuat tahun lalu.

Pada hari Asyuro umat Islam disunnahkan untuk melakukan banyak kebaikan diataranya adalah memberikan santunan kepada Anak Yatim piatu.

~ Class Fathul Muin, sebuah halaqah kecil yang mencetuskan perkara-perkara besar.

Allah Yarham Sulthonul Qulub Ad-dai Ilallah bi Qauli wa fi'li wa halih Alhabib Munzir Almusawa :

Maukah engkau bersambung dengan rantai perantara sayyidina Muhammad sholallahu alaihi wassalam ??

Di saat hari kiamat Allah memanggil para pezina dengan kelompoknya, para pendosa dengan kelompoknya, Ada kelompok yang dipanggil yang menjadi perantara Muhammad Rasulullah sholallahu alaihi wasallam, semoga kita diantara mereka ( aamiin ).

Sampaikan semua yang engkau dengar dan kau fahami dari keluhuran sunnah Nabi Muhammad sholallahu alaihi wasallam kepada temanmu, keluargamu, kerabatmu dan siapapun yang bisa disampaikan baik dengan ucapan, lewat surat, lewat email, lewat sms, lewat facebook, dan dengan apa saja yang bisa menjadi perantara untuk kau menyampaikan. Datang waktu subuh, bangun bagi2 sms bangunkan orang lain untuk shalat subuh. Kalau di zaman sekarang hal yang bersifat maksiat pengumumannya disebarluaskan oleh banyak perusahaan-peru sahaan GSM dan lainnya, banyak sms masuk seperti pemberitahuan bahwa ada panggung dosa di tempat ini, ada panggung dosa ditempat itu, maka kita saingi juga waktunya shalat tahajjud, waktunya shalat subuh kita bangun. Selesai kita sholat tahajjud sms teman2 kita semampu kita, dia bangun atau tidak maka kita telah mendapatkan pahalanya karena sudah menyambung rantai menjadi perantara sayyidina Muhammad sholallahu alaihi wasallam

Kamis, 31 Oktober 2013

Mengunjungi Teman

Seringkali kali kita mendengar istilah silaturahmi atau silaturahim. Istilah tersebut dimaksudkan untuk berkunjung satu sama lainnya. Namun yang tepat, jika disebut silaturahmi, maka yang dimaksudkan adalah menyambung hubungan kekerabatan (sesama kerabat).

Demikian makna secara bahasa dari kata tersebut. Jadi hanya berlaku untuk sesama kerabat. Sehingga hadits-hadits yang menyebutkan keutamaan silaturahmi akan memanjangkan umur, itulah yang dimaksud. Bagaimana dengan berkunjung kepada selain kerabat? Hal ini diistilahkan dengan ziyaroh, yang maksudnya adalah berkunjung atau bertandang. Dan ini berlaku umum untuk berkunjung antara satu muslim dan lainnya.

Yang akan kita bahas saat ini adalah berkunjung kepada sesama teman atau kepada orang sholeh.

Perlu diketahui bahwa mengunjungi orang sholeh, saudara muslim lainnya, teman karib, tetangga, atau pun mengUnjungi kerabat, itu termasuk hal yang disunnahkan (dianjurkan). Berkunjung di sini bisa kita lakukan dengan mendatangi rumah mereka. Mungkin bisa sekedar melakukan obrolan sederhana dan menanyakan keadaan mereka. Atau bahkan mengunjungi mereka di saat mereka butuh hiburan seperti kala mereka sakit.

Yang perlu diperhatikan kala itu adalah kita mesti berkunjung pada waktu saat mereka suka menjamu kita dan menerima kita, bukan pada waktu yang tidak mereka sukai. Mungkin sebagian teman atau tetangga tidak suka dikunjungi di malam hari di atas jam 9 malam, kita harus mengetahui hal ini. Demikian anjuran para ulama kita.

Begitu pula disunnahkan agar kita yang meminta pada saudara kita yang sholeh untuk sering-sering mengunjungi kita selama ia tidak kesulitan. Tujuannya di antaranya agar kita bisa tertular sholehnya dan bisa mendapat bau harum kebaikannya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang teman yang baik,

مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالْجَلِيسِ السَّوْءِ كَمَثَلِ صَاحِبِ الْمِسْكِ ، وَكِيرِ الْحَدَّادِ ، لاَ يَعْدَمُكَ مِنْ صَاحِبِ الْمِسْكِ إِمَّا تَشْتَرِيهِ ، أَوْ تَجِدُ رِيحَهُ ، وَكِيرُ الْحَدَّادِ يُحْرِقُ بَدَنَكَ أَوْ ثَوْبَكَ أَوْ تَجِدُ مِنْهُ رِيحًا خَبِيثَةً

“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang sholih dan orang yang jelek adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak misk dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misk olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak.” (HR. Bukhari no. 2101, dari Abu Musa)

Mengenai keutamaan saling mengunjungi di sini disebutkan dalam hadits Abu Hurairah berikut,

أَنَّ رَجُلاً زَارَ أَخًا لَهُ فِى قَرْيَةٍ أُخْرَى فَأَرْصَدَ اللَّهُ لَهُ عَلَى مَدْرَجَتِهِ مَلَكًا فَلَمَّا أَتَى عَلَيْهِ قَالَ أَيْنَ تُرِيدُ قَالَ أُرِيدُ أَخًا لِى فِى هَذِهِ الْقَرْيَةِ. قَالَ هَلْ لَكَ عَلَيْهِ مِنْ نِعْمَةٍ تَرُبُّهَا قَالَ لاَ غَيْرَ أَنِّى أَحْبَبْتُهُ فِى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ. قَالَ فَإِنِّى رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكَ بِأَنَّ اللَّهَ قَدْ أَحَبَّكَ كَمَا أَحْبَبْتَهُ فِيهِ

“Sesungguhnya seseorang ada yang ingin mengunjungi saudaranya di kota lain. Allah lalu mengutus malaikat untuknya di jalan yang akan ia lalui. Malaikat itu pun berjumpa dengannya seraya bertanya, ‘Ke mana engkau akan pergi? Ia menjawab, ‘Aku ingin mengunjungi saudaraku di kota ini?’ Malaikat itu bertanya kembali, ‘Apakah ada suatu nikmat yang terkumpul untukmu karena sebab dia?’ Ia menjawab, ‘Tidak. Aku hanya mencintai dia karena Allah ‘azza wa jalla.’ Malaikat itu berkata, ‘Sesungguhnya aku adalah utusan Allah untukmu. Allah sungguh mencintaimu karena kecintaan engkau padanya’.” (HR. Muslim no. 2567). Hadits ini disebutkan oleh Imam Nawawi dalam Shahih Muslim dengan judul bab “Keutamaan saling cinta karena Allah”. Dan dalil ini dijadikan oleh para ulama sebagai dalil keutamaan saling mengunjungi sesama muslim dan mengunjungi orang sholeh yang dilandasi ikhlas dan saling mencintai karena Allah. Jadi dasarnya adalah karena Allah yaitu karena iman yang dimiliki saudaranya.

Dalam hadits ‘Ubadah bin Ash Shamit, disebutkan,

حَقَّتْ مَحَبَّتِى لِلْمُتَحَابِّينَ فِىَّ وَحَقَّتْ مَحَبَّتِى لِلْمُتَزَاوِرِينَ فِىَّ وَحَقَّتْ مَحَبَّتِى لِلْمُتَبَاذِلِينَ فِىَّ وَحَقَّتْ مَحَبَّتِى لِلْمُتَصَادِقِينَ فِىَّ وَالْمُتَوَاصِلِينَ

“Sungguh Aku mencintai orang yang saling mencintai karena-Ku. Sungguh Aku pun mencintai orang yang saling berkunjung karena-Ku. Sunguh Aku mencintai orang yang saling berderma karena-Ku. Sungguh aku mencintai orang yang saling bersedekah karena-Ku. Begitu pula dengan orang yang saling menyambung (hubungan kekerabatan) karena-Ku.” (HR. Ahmad 5/229. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Dari Anas bin Malik, ia berkata,

إِذَا جَاءَكُمُ الزَّائِرُ فَأكْرِمُوْهُ

“Jika ada yang mengunjungi kalian, maka muliakanlah.” (Diriwayatkan dalam Musnad Asy Syihab)

Semoga Khutbah yang  singkat ini bermanfaat dan bisa kita amalkan. Wallahu waliyyut taufiq

Minggu, 27 Oktober 2013

JANGAN JADI ORANG PELIT

" JANGAN JADI ORANG PELIT "

Orang pelit biasanya mempunyai kehidupan yang ruweeet,baik dirinya maupun ditimpakan pada keluarganya. hartanya  akan dihabiskan oleh penyakit yang akan dideritanya dan  seringkali hidupnya tidak lama. Orang dikanan kirinya akan membenci,meskipun pun banyak perabotan  yang dipunya.

Disebutkan dalam salah satu riwayat : Qorun orang terkaya sedunia pada zaman Nabi Musa (kekayaanya melebih Bill Gates,orang terkaya abad ini sepuluh kali lipatnya ) Ternyata oleh Allah tidak langsung diturunkan adzab, mengapa ?
karena Qorun orang yang sangat dermawan.