Senin, 26 September 2016

HIDUP TERLALU SEBENTAR UNTUK MEMBENCI

HIDUP TERLALU SEBENTAR UNTUK MEMBENCI !

*HIKAM ZAIN*

Hari akan terus berjalan. Dia tidak akan berhenti hanya karena kesusahan yang kita hadapi maupun kebahagiaan yang kita rasakan. Jalani hari dengan penuh Qonaah, hilangkan hasud dendam dan benci. Penyakit-penyakit itu justru akan melemahkan dan menjadikanmu manusia setengah iblis. Semua sudah ditentukan olehNya, rizki, jodoh, kehidupan dan kematian. Tugasmu hanya bagaimana beribadah dengan sungguh-sungguh. Jangan perdulikan kanan kirimu, karena hidupmu bukan apa kata mereka. Hidup yang sebenarnya adalah yang engkau pertanggung jawabkan sendiri di akherat nanti. Tetap hormatilah gurumu, orang tua, sahabat dan umat manusia entah yang beragama maupun tidak. Tetaplah berjalan menggapai asa dan cita. Orang-orang yang mencintaimu menunggu  di puncak kesuksesan. Para leluhurmu mendoakan hal itu. Jangan pernah berputus asa hanya karena sebab hal-hal yang remeh. Hidup terlalu sebentar untuk itu.
بسم الله توكلت على الله.

Salak Takdzim
Ahmad Zain Bad.
AnNur II Bululawang Malang.

Minggu, 25 September 2016

HAMBA AMATIRAN

HAMBA AMATIRAN

*HIKAM ZAIN*

Jika anda belum kuat dicaci berarti anda adalah Hamba amatiran.
Sebuah jargon yang menarik, mengkritik sekaligus membangun.

Di pondok pesantrem _Stand Up Comedy_  adalah hal yang biasa berlaku. Disamping mereka Muthola'ah juga wirid yang begitu banyak, mereka selingi dengan canda tawa atau guyon yang sangat heboh. Mulai dari mengerjai anak-anak baru sampai anak yang biasanya terlihat _ganteng amat_.
Berbagai hal _unik_ dipesantren mengajarkan kepada kita, bahwa hidup jangan lemah hanya dicaci.
*Dipuji tidak tinggi hati, dicaci tidak menaruh dengki.* Karena pada hakikatnya cacian itu adalah sebuah cambuk untuk menampar kita agar jauh lebih maju, dan menjadi lebih hebat.
Dari berbagai dunia yang saya geluti, dunia pesantren adalah dunia paling unik, dunia paling _greget_, dan dunia paling baik untuk menimba ilmu dan menempa diri.

Didunia pesantren, biasanya yang gak kuat *gojlokan* akan mudah keluar atau biasa disebut dengan boyong. Memang kadang gojlokan yang terlalu malah membawa mudhorot, semisal berantem saling tidak sapa hingga berujung balas dendam di luar pondok. Dunia pesantren memang dunia yang beragam, karena umumnya dipesantren santri-santri dari berbagai macam wilayah dari sabang sampai merauke dan sangat lengkap dari yang berwatak lemah lembut sampai yang berwatak kasar. Dipesantren kami, AnNur 2 Bululawang Malang, jumlah santrinya 6000 dengan berbagai macam warna maka santri dituntut *pinter-pinteran nggowo awak*  begitu kata Kyai-kyai sepuh. Guru kami Qutbu Hadza Zaman As Syekh Habib Umar bin Hafidz memberikan wejangan;

فيمن يسبكم فيمن يتكلم عليكم ، كيف تتعامل معهم كيف ترحمونهم وهم احق برحمة

Bagaimana engkau menyikapai orang yang mencacimu, orang yang merendahkanmu, padahal mereka adalah orang yang paling berhak engkau kasih dan sayangi.
SubhanaAllah......

Maka tidak jarang anak-anak pesantren yang bisa _membawa diri_, mereka justru menjadi orang-orang besar dimasyarakatnya.  Baginya adalah ; *dipuji tidak tinggi hati, dicaci tidak menaruh dengki.* Oleh Karenanya jangan pernah  kapok _Mondok_ tandanya kapok _Mondok_ adalah tidak memondok-kan anaknya dipesantren. Begitu dawuh Allohu Yarham Romo Kyai Faqih Langitan.

Semoga anak-anak kita diberikan ilmu yang manfaat. Dan terlebih kita bisa menyikapi hidup dengan sewajarnya.  *Ora Usah Nggumunan* dawuh Kyai Mustofa Bisri Rembang Jawatengah.

Salam Takdzim
Ahmad Zain Bad.
AnNur II Bululawang Malang.

Kamis, 22 September 2016

Sekilas Tentang Hikam Zain

Sekilas Tentang Hikam Zain.

HIKAM jamaknya lafadz Hikmah yang bermakna Beberapa Hikmah.

Zain dalam kamus Al Munawwir bermakna Indah, tampan, manis bagus.

HIKAM ZAIN  berarti mempunyai makna beberapa hikmah yang bagus yang indah dan yang manis. Dibuat bukan untuk menyaingi karya-karya Ulama' besar semisal Hikam Ato'iyyah, Hikam Haddadiyah dan yang lain. Ini hanya sebuah judul saja, seperti judul-judul yang lain. Penamaan ini adalah inspirasi yang terpendam, disaat saya mondok di yaman. Menulis buku seukuran saku, hikmah-hikmah dari pengajian yang saya kaji dan saya Mutolaah, kemudian buku tersebut saya namakan dengan Hikam Zain (beberapa hikmah yang indah). Terinspirasi Ulama' besar Hadramaut Habib Alwi al Idrus yang biasa dikenal dengan Habib Sa'ad, beliau karyanya begitu banyak, mengambil faedah-faedah dari kitab-kitab klasik dan kekinian. Juga penulis yang buta wali Qutub As Syekh  al Habib Abdulloh bin Alwi Al Haddad yang karangannya di kaji dibeberapa pesantren semisal Nasoihud Diniah dan yang lain.

ونفعنا الله بعلومهم وباسرارهم في الدرين امين.
Dan Juga melestarikan dawuh Al Habih Umar bin Hafidz; Menulislah apa yang menjadikan kamu bahagia kelak di akherat nanti.
Saya berharap semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat kelak dan hari ini.

Wallohul Musta'an.

Zain Bad.
AnNur II Bululawang Malang.

Selasa, 20 September 2016

DOA AGAR DIKARUNIANI ANAK SHOLEH

DOA AGAR DIKARUNIAI ANAK SHOLEH.

*HIKAM ZAIN*

Sebuah hubungan pernikahan diantara tujuannya adalah membuahkan hasil bernama anak. Sebagai penerus dan juga penyambung doa untuk orang tuanya kelak.

Kadang, beberapa manusia, setelah bertahun-tahun menikah masih belum dikaruniai anak, dengan berbagai ikhtiyar yang  sudah dilakukan.
Takdir manusia memang dibawah kekuasanNya. Baik dan buruk semua sudah ditentukan olehNya.
Hanya karena kita tidak tahu, mana yang hasil dan mana tidaknya.
Dia memberikan isyarat dalam firmanNya kitab suci ;

ادعوني استجب لكم.
Berdoalah kalian niscaya aku akan kabulkan.

Doa adalah Senjata penguat orang-orang beriman.
Maka orang yang pandai adalah orang yang tidak pernah menyerah oleh keadaan, _Ndungo'o Seng Temenan_ Begitu kata ayah saya, KH.M. Badruddin Anwar.

Berikut doa  agar memiliki anak yang diajarkan oleh guru-guru kami dari Hadramaut Yaman:
1. Memperbanyak istighfar.
2. Membaca surat Maryam setiap hari.
3. Berdoa dengan lafadz berikut ini :

رَبيِّ لاَتَذَرْنيِ فَرْداً وَاَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِيْنَ،
هَبْ لِيْ مِنْ لَدُنْكَ وَلِياًّ،
وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا،
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِيْنَ
رَبِّ هَبْ لِي  مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاءِ،
يَارَبِّ هُوَ عَلَيْكَ هَيِّنٌ وَقَدْ خَلَقْتَنِي مِنْ قَبْلُ وَلَمْ اَكُ شَيْئًا
كذالك يفعل الله مايشاء واذا قضى امرا فانما يقول له كن فيكون
اللهم اسألك الذرية الصالحة عاجلا غير اجل لي ولمن دعا بخير
اللهم اجعل ابناءنا صالحين ومصلحين وكاملي الخلقة والخليقة وارفع ذكرهم رب اوزعني ان اشكر نعمتك

InsyaAllah, jika doa ini dibaca setiap hari oleh Allah akan lekas dikarunia anak sholih lagi tampan dan rupawan.
Juga jangan lupa konsultasi  kepada dokter.  Nabi Zakaria baru mempunyai anak setelah berumur 100 tahun sedangkan istrinya berumur 98 tahun. Tidak ada yang tidak mungkin didalam dunia ini.
*Pengeran Kuoso Nggawe Bumi Tanpo Cagak* " Tuhan berkuasa menjadikan bumi tanpa pondasi." begitu dulu yang sering saya dengar _dawuh_ dari ayah. Apalagi cuma memberikan karunia berupa anak.

Wallohul Musta'an.

Salam Takdzim.
Ahmad Zain Bad.
AnNur II Bululawang Malang.

Alphard Modifikasi

THE KING

Alphard Modifikasi

THE KING

GURUKU KYAI BUKAN MBAH GOOGLE

GURUKU KYAI BUKAN GOOGLE

Tahun-tahun ini marak adanya sebuah raksasa besar penguasa dunia maya yaitu google. Google bagaikan sebuah pisau, akan menjadi baik jika dipegang oleh orang baik, pun juga sebaliknya akan menjadi jelek jika diperuntukkan kepada kejelekan. Yang tak kalah maraknya juga fenomena google banyak juga digunakan oleh ustadz-ustadz karbitan, kyai-kyai musiman. Karena zaman terus berubah dan perubahan itu adalah suatu yang pasti maka kita tidak bisa terlepas keseharian dari pada produk google mulai dari google maps, google documen shearc engine dan sebagainya. 

Sebagian kalangan awam juga banyak  terjebak belajar dari google yang mana kesalahan didapat karena dia belajar kepada artikel-artikel yang tidak tepat. Disini yang perlu digaris bawahi  kaum Ahlus Sunnah Wal Jamaah masih kalah ratingnya dalam hal menulis dengan kaum sempalan. Sehingga banyak orang awam ataupun kalangan-kalangan intelektual  yang tidak pernah mengaji agama, mengajinya langsung dengan google yang sumbernya tidak mutawatir dan dipertanyakan keshohihannya.

Oleh karenanya, jangan sampai kita mengaji langsung kepada google kecuali sudah ditashih oleh guru-guru kita, karena guru kita adalah Kyai, guru kita yang bersanad kapada Rasulullah SAW. Bolehlah kita menggunakan google  untuk sekedar mencari referensi, untuk mencari wawasan  dan disana juga terdapat website-website milik aswaja. Diantaranya adalah pissktb, nuonline, alwafa bi'ahdillah, annur2.net, sidogiri.net , Darul Ulum Jombang dan lain sebagainya.

Maka jika kita ingin belajar ilmu agama belajarlah kepada guru, mondoklah (Ayo Mondok, Pesantrenku Keren begitu kata Mbah Luqman At Tarmasi, Ketua Gerakan Ayo Mondok Nasional). Sekarang pesantren-pesantren juga tersedia google-google, juga tersedia laptop,  dan  tekhnologi-tekhnologi yang lain. Karena tekhnologi adalah anak zaman yang tidak akan pernah bisa ditinggalkan. 

Dahulu saya pernah nyantri, pertama dirumah sendiri, setelah itu melanjutkan ke tsanawiyah Al-Falah, kemudian  melanjutkan ke Yaman Darul Musthofa dibawah asuhan Al Habib Umar bin Hafidz. dan kadang pun sebagai manusia anak zaman ,saya juga membuka google yang website-websitenya (keterangan-keterangannya diambil dari riwayat yang tsiqoh, penulis yang tsiqoh) yang terpenting bagaimana kita, jika tidak tahu kejelasan keterangannya tanya terlebih dahulu kepada guru. Sehingga kita tidak sampai terjerumus kepada mbah google, yang akibatnya mudah menyesatkan orang lain dan bahkan sampai menghalalkan darah sesama muslim.

Wallohul Musta'an.

من لاشيخ له فشيخه شيطان
Seseorang yang tidak mempunyau guru maka gurunya adalah Syetan.
Begitu kata Syekh Abdul Wahab As Sya'roni.

Salam Takdzim
Ahmad Zain Bad
AnNur II Bululawang Malang.

Minggu, 11 September 2016

Adab Hari Raya Iedul Adha

Adab Hari raya Iedul Adha.

*Hikam Zain*

Umumnya perayaan besar, pasti ada etika-etika yang harus dilakukan, karena sebuah perayaan adalah hal yang dilakukan bersama-sama. Dan karena perayaan mempunyai makna yang begitu dalam, bukan asal-asalan.

Berikut etika pada hari raya iedul Adha.

1. Takbir.
Disunnahkan takbir mulai dari  subuh hari arafah sampai Asar akhir hari Tasriq yaitu hari ke 13 bulan dzul hijjah
Allah SWT berfirman :
واذكروالله في ايام معدودات
Dan sebutlah nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan.

Menggunakan Shighot yang sudah Warid. Ada cerita unik tentang ini ;

*TAKBIR YANG BENAR*
Menjelang hari raya, ada pesan penting dari Kyai kharismatik, KH. Maimun Zubair tentang bagaimana bertakbir yang benar. Kyai yang akrab dipanggil Mbah Maimun itu mengingatkan kita bahwa takbir yang dikumandangkan setiap merayakan hari raya selama ini ada yang kurang tepat.

Berawal ketika usai Sholat  Isya’ di Musholla Al-Anwar ada takbir, para santri membaca takbir dan ketika sampai pada lafadl:

مخلصين له الدين ولو كره الكافرون…

Sebagian dari mereka menambahi dengan ...

مخلصين له الدين ولو كره الكافرون؛ ولو كره المشركون، ولو كره المنافقون…

Mbah Maimun yang waktu itu ada di ruang tamu dan mendengar, Beliau memanggil salah satu santri kemudian beliau menasihatinya:

_*“Cong, sing moco takbir kandani, lafale iku cukup ولو كره الكافرون, ojo muk tambahi ولو كره المنافقون. Yen pengen nambahi yo cukup ditambah ولو كره المشركون kerono sing kewarid nang qur’an iku mung loro, yoiku: ولو كره الكافرون karo ولو كره المشركون. Dene ولو كره المنافقون ora ono nang qur’an. Wong munafiq iku senajan haqiqote wong kafir, mung mlebu barisane wong islam, kerono iku ojo dimungsuhi senajan gething. Yen dimungsuhi, lak podo dene mungsuhan karo podo islame.”*_

_(“Cong, yang baca takbir diberi tahu, lafalnya itu cukup ولو كره الكافرون, jangan ditambahi ولو كره المنافقون. Kalau ingin menambahi, ya cukup ditambah ولو كره المشركون karena yang terwarid di Al-Qur’an itu cuma dua, yaitu: ولو كره الكافرون dan ولو كره المشركون. Sementara itu ولو كره المنافقون tidak ada di Al-Qur’an. Orang munafiq itu walaupun haqiqotnya orang kafir, namun masih termasuk barisan orang Islam, karena itu, jangan dimusuhi walaupun membahayakan. Kalau dimusuhi, sama saja bermusuhan dengan sesama muslimnya.”)_

Santri tadi pun segera ke musholla dan membukakan buku kumpulan “Nubdzatul Anwar” pada hal “takbirul id” dan menyampaikan pesan sang Guru Besar kepada mereka.
*Maka harap diperhatikan takbir yg benar adalah sbb:*

الله أكبر الله أكبر الله أكبر
لا إله إلا الله والله أكبر
الله أكبر ولله الحمد
الله أكبر كبيرا والحمد لله كثيرا وسبحان الله بكرة وأصيلا ، لا إله إلا الله وحده ، صدق وعده ، ونصر عبده ، وأعز جنده وهزم الأحزاب وحده ، لا إله إلا الله ولا نعبد إلا إياه ، مخلصين له الدين ، ولو كره الكافرون (ولو كره المشركون) ، لا إله إلا الله والله أكبر ، الله أكبر ولله الحمد .

Tidak seperti yang kita kira biasanya. Hehehe

2. Menyembelih hewan kurban setelah dilaksanakannya sholat.
Waktu penyembelihan dimulai dari terbitnya matahari tanggal 10 Dzulhijjah ditambah seukuran waktu untuk sholat dua raka’at beserta khutbahnya dan berakhir dengan terbenamnya matahari akhir hari Tasyriq (tanggal 13 Dzulhijjah). Sebagaimana hadits riwayat Ibn Hibban :

كُلُّ أَيَّامِ تَشْرِيْقٍ ذَبْحٌ (رواه بن حبان

Artinya : semua hari-hari tasyriq adalah waktu yang diperbolehkan untuk menyembelih kurban.
Namun waktu yang paling afdhal adalah setelah shalat hari raya.

3. Mandi dan memakai minyak wangi, memakai pakaian yang paling bagus.

4. Makan sebagian dari kurbannya,
Hal ini jika Qurban diniatkan sunnah bukan qurban wajib atau Nadzar. Maka jika Qurban wajib atau Nadzar tidak boleh memakannya bahkan sampai keluarganya.

ولا يأكل المضحى شيأ من الأضحية المنذورة ويأكل من المتطوع بها (كفاية الأخيار جز 2 ص : 241 )

Pihak yang berkorban tidak boleh memakan sedikitpun dari qurban yang dinadzarkan dan boleh memakannya jika korban sunat.

5. Berjalan kaki menuju masjid yang  kecuali ada udzur semisal hujan deras.

6. Sholat sunnah ied.
Beberapa Hukum Sholat Ied menurut para Ulama.
Imam Nawawi dalam Kitab Majmu’ juz V halaman 3 menerangkan:

فِي مَذَاهِبِ الْعُلَمَاءِ فِي صَلَاةِ الْعِيدِ

Madzhab Ulama dalam shalat Ied

قَدْ ذَكَرْنَا أَنَّهَا سُنَّةٌ مُتَأَكِّدَةٌ عِنْدَنَا وَبِهِ قَالَ مَالِكٌ وَأَبُو حَنِيفَةَ وَدَاوُد وَجَمَاهِيرُ الْعُلَمَاءِ وَقَالَ بَعْضُ أَصْحَابِ أَبِي حَنِيفَةَ فَرْضُ كِفَايَةٍ وَعَنْ أَحْمَدَ رِوَايَتَانِ كَالْمَذْهَبَيْنِ

Telah kami jelaskan bahwa shalat ied hukumnya sunnah muakkad.
Dengan pendapat ini berkata Imam Malik, Imam Abu Hanifah, Imam Dawud dan jumhur Ulama.
Ashab Imam Abu Hanifah berkata bahwa shalat ied hukumnya fardhu kifayah.
Riwayat dari Imam Ahmad ada dua seperti dua madzhab diatas

7. Melewati jalan yang berbeda menuju masjid dan pulang kerumah.

8. Memberikan ucapan selamat iedul Adha.
Karena para Sahabat Rasul SAW juga melakukan hal itu.

والظاهر من بعض الآثار الواردة في التهنئة أن بعض السلف كانوا يفعلونها بعد الصلاة، فقد جاء في المغني لابن قدامة قال: وذكر ابن عقيل في تهنئة العيد أحاديث منها: أن محمد بن زياد، قال: كنت مع أبي أمامة الباهلي وغيره من أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم فكانوا إذا رجعوا من العيد يقول بعضهم لبعض: تقبل الله منا ومنك، وقال أحمد: إسناد حديث أبي أمامة إسناد جيد، وقال علي بن ثابت: سألت مالك بن أنس منذ خمس وثلاثين سنة وقال: لم يزل يعرف هذا بالمدينة.

*Selamat Hari Raya Iedul Adha.*

Semoga amal kita diterima oleh Allah.

تقبل الله من ومنكم تقبل ياكريم.

Wallohu A'lam.

Salam Takdzim.
Ahmad Zain.
AnNur II Bululawang Malang.

Jumat, 09 September 2016

SAKIT

SAKIT

*HIKAM ZAIN*

Manusia adalah makhluk yang paling sempurna yang diciptakan oleh Allah.

لقد خلقنا الإنسان في أحسن تقويم

Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia  dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
(QS. At Tien)

Manusia yang baik akan lebih mulia dari pada malaikat dan yang jelek lebih buruk dari pada syetan. Begitu kata para Ulama'.

Seorang manusia diciptakan dengan berdiri tegap sempurna, mempunyai pandangan mata yang tajam, mempunyai pendengaran yang kuat dan tentunya yang membedakan dengan makhluk lain adalah akal dan fikiran. 

Begitu juga didalam kehidupan manusia, Allah menciptakan sehat dan sakit. Semua manusia pasti pernah merasakan sakit, jika tidak pernah mungkin salah satu keturunan raja Mesir kuno yang bernama Fir'aun. hehehe...

*Hikam Zain* kali ini membahas Bagaimanakah islam menanggapi tentang sakit?

Didalam sebuah Hadits disebutkan bahwa sakit itu termasuk penghapus dosa, bahwa sakit termasuk menghapuskan kesalahan-kesalahan kita. Nabi bersabda;

عَنْ أُمِّ العَلاَءِ قَالَتْ : عَادَنِيْ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا مَرِيْضَةً، فَقَالَ : اَبْشِرِىْ يَا أُمِّ العَلاَءِ، فَإِنِّ مَرَضَ المُسْلِمِ يُذْ هِِبُ اللَّهُ بِهِ خَطَايَاهُ كَمَا تُذْ هِبُ النَّارُ خَببَثَ الذَّهَبِ وَالفِضَّةِ

“Dari Ummu Al-Ala’, dia berkata :”Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjenguk-ku tatkala aku sedang sakit, lalu beliau berkata. ‘Gembirakanlah wahai Ummu Al-Ala’. Sesungguhnya sakitnya orang Muslim itu membuat Allah menghilangkan kesalahan-kesalahan, sebagaimana api yang menghilangkan kotoran emas dan perak”.

Sabda yang lain ;

لا تسبي الحمى، فإنها تذهب خطايا بني آدم، كما يذهب الكير خبث الحديد (رواه مسلم)

“Janganlah kamu mencaci-maki penyakit demam, karena sesungguhnya (dengan penyakit itu) Allah akan menghapuskan dosa-dosa anak Adam sebagaimana tungku api menghilangkan kotoran-kotoran besi”. (HR. Muslim no. 2575).

Bahwa Allah tidak menurunkan penyakit kecuali pasti ada obatnya, dan ketika berobat jangan menggunakan perkara yang haram.

إن الله أنزل الداء والدواء وجعل لكل داء دواء فتداووا ولا تتداووا بحرام 

"Sesungguhnya Allah SWT menurunkan penyakit dan obatnya dan menjadikan setiap penyakit pasti ada obatnya. Maka berobatlah dengan sesuatu yang tidak diharamkan".

Terus bagaimana islam mengajarkan agar umatnya menjadi umat yang sehat? Karena kesehatan itu adalah nikmat yang agung dibanding nikmat-nikmat  lain. Termasuk cara menjaga agar kita tetap sehat adalah tips dari Nabi SAW  :

“مَا مَلأَ آدَمِيٌّ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنِهِ حَسْبُ ابْنِ آدَمَ لُقَيْمَاتٌ يُقِمْنَ صُلْبَهُ فَإِنْ لَمْ يَفْعَلْ فَثُلُثٌ لِطَعَامِهِ وَثُلُثٌ لِشَرَابِهِ وَثُلُثٌ لِنَفَسِهِ.”

“Tidak ada bejana yang diisi oleh manusia yang lebih buruk dari perutnya, cukuplah baginya memakan beberapa suapan sekedar dapat menegakkan tulang punggungnya (memberikan tenaga), maka jika tidak mau, maka ia dapat memenuhi perutnya dengan sepertiga makanan, sepertiga minuman dan sepertiga lagi untuk nafasnya.

Allah SWT pun juga berfirman didalam Al-Qur'an;

كلوا واشربوا ولا تسرفوا

"Makan dan minumlah tapi jangan sampai berlebihan" 

Ini adalah Tips dasar pokok cara untuk sehat, dan sebenarnya masih banyak lagi agar kita teta bugar gembira termasuk diantaranya minum madu.

Semoga kita senantiasa bisa menjaga kesehatan. Kalau kita sehat ? berfikir enak, beraktifitas enak, cari uang enak, makan enak, minum enak dan sebagainya. Sebaliknya jika kita hanya gegabah terlalu memaksakan diri untuk mencari uang, memaksakan diri untuk berfikir nanti akhirnya malah sakit, yang rugi  nanti kembali pada kita sendiri, bahkan kerugian itu bisa berdampak pada keluarga bahkan juga kepada masyarakat.
Jaga kesehatan, dengan sehat kita bisa beramal dan memberi manfaat lebih banyak kepada sesama. Adapun yang sakit, tetaplah bersabar, dengan kesabaran itu pahala akan terus mengalir.

Wallohul Musta'aan.

Salam Takdzim.
Ahmad Zain Bad.
AnNur II Bululawang Malang.

Jumat, 02 September 2016

ANNOERKOE

*ANNOERKOE*

keadaan Pesantren AN-NUR 2 kini berbeda dengan sepuluh tahun lalu. Sangat berbeda lagi pada 37 tahun yang telah terlewati. Pesantren sekarang seperti halnya ibu kota metropolitan yang ramai dan hiruk pikuk dan menjadi kota sibuk. Bukan ramai tentang apa. Ramai tentang suara-suara merdu al-Qur'an, suara gaduh lalaran, sibuk dengan belajar, sibuk dengan mengaji (taklim), sibuk dengan urusan ukhrowi. Tepat di pagi hari tepat jam 04:00 istiwa' mereka dioprak-oprak untuk mengeclupkan wajahnya ke air dingin kota malang. Kemudian dipaksa untuk meluruskan barisan. Menghadap Sang Ilahi Robbi. Awrod-awrod dibaca. Subhanalloh yang katanya sama dengan menanam satu pohon kurma di surga. Tahlil, tahmid, tasbih, takbir setelahnya diajarkan tentang Tafsir Al-Qur'an, Tafsir Surat Yasin. Dan lantunan indah dari negeri Piramida, Sholawat gubahan Syekh Syarofuddin Al-Busyiri yang konon katanya sakit lumpuh setelah berjumpa kemudian sembuh seketika. Lidi-lidi berderu diiringi angin sepoi-sepoi sebagai tanda santri melakukan kerja bakti. Piring-piring berbaris menanti lauk dan krupuk menanti buah terong dan daging pindang sebagai tanda santri lagi antri hehehe.....

Celana dan sepatu bersliweran memana-mana menuju ke sekolahan untuk menjadi presiden ternama. Matahari pun mulai menampakkan kewibawa'annya dibawah jam 12:00 sholat dhuhur santri bersama. Lelah dan keluh kesah terobati oleh tidur qoilulah. Kenteng jam 15:00 bagai halilintar menyambar pohon kelapa. Bagai sayatan pedang yang menusuk di dalam dada. Waqi'ah bersuara dimana-mana, sambil menanti waktu ashar tiba. Belajar untuk menggapai cita-cita, ditemani oleh goresan-goresan pena. Piring pun mulai berbunyi, sendok dan garbu saling bernyanyi. Itu bahwa tanda jam makan sore mulai dibuka. Suara air bergemricik tanda sedang mandi dan mengusap luka. Harus berlari cepat menuju rumah Allah melakukan sholat berjamaah. Sunnah qobliyyah dan ba'diyyah. Dilanjutkan dengan fiqih, tauhid, akhlak, nahwu, shorof dan bait-bait Alfiyyah.

Bak disambar petir seperti kedutan yang cepat tak terduga. Jama'ah isya' mulai diselenggarakan. Sujud dan rukuk penuh thuma'ninah. Mengharap asa pada Sang Kuasa. Serasa dipukul balok punggung ini. Bagaimana tidak. Setelahnya mengaji lagi. Bertemu dengan utawi, iki, iku. Bertemu dengan serabutan-serabutan kuning berwajah kuno. Aksara-aksara arab tanpa kerudung. _Cacian maki_ seorang guru yang terpatri dalam hatiku "Nak engkau harus jadi orang mulia".

Tiba-tiba jam 22:00 malam datang untuk menjemput tubuhku yang kering tak berdaya "Bismika Allohumma Ahya Wa Bismika Wa Amut". Begitulah sehari-hari aktifitasku. Semoga doa guru dan Kyaiku menyertai masa depanku. Aamiiin.

Salam Takdzim
Ahmad Zainuddin Bad.
Bululawang Malang.

Rabu, 31 Agustus 2016

40 Hadist Tentang Keutamaan Al Qur'an.

*40 Hadis Tentang Keutamaan Al Qur'an*

عن ابي شريح الخزاعي رضي الله عنه قال : خرح علينا رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال  أبشروا وابشروا  فاإنَّ هذَا الْقُرآنَ طَرَفَهُ بِيَداللَّهِ وَطَرَفَهُ بَأَيْدِيْكُمْ فَتَمَسَّكُوْا بِهِ فَإِنَّكُمْ لَنْ تَضِلُّوْا وَلَنْ تَهْلِكُوْا بَعْدَهُ أَبَدًا

Rasul SAW bersabda :  Berbahagialah kalian semua, apakah anda  menyaksikan bahwa Allah adalah Tuhan dan aku sebagai utusanNya ? Ya. Jawab para sahabat.
Kemudia beliau SAW meneruskan sabdanya. :
“‘Sesungguhnya Al-Qur’an ini tali yang  ujungnya ada di tangan Allah dan ujung tali satunya lagi ada di tangan kalian. Maka berpegang teguhlah pada Al-Qur’an, sebab dengan berpegang teguh dengannya tidak akan sesat dan tidak akan binasa selama-lamanya.

Makna سبب  pada hadist ini adalah حبل  tali.

فتمسكو به

Maka berpeganglah kalian dengannya.

Dengan berpegang pada al Quran maka kita akan selamat dari fitnah dan dijauhkan dari kedzoliman juga kekufuran.
انه لقول فصل وما هو بالهزل
sesungguhnya Al-Qur'an itu benar-benar firman yang memisahkan antara yang hak dan yang batil.
"dan sekali-kali bukanlah dia (Al-Qur'an) senda-gurau."  ( QS. 86. 13-14)

Berkata Imam at Tibi : Barang siapa meninggalkan amal satu ayat atau satu kalimat saja dari al Quran yang mana kalimat tersebut menunjukkan perintah kewajiban, atau meninggalkan membacanya dengan rasa takabbur maka orang tersebut dihukumi kufur.

Barangsiapa meninggalkan membaca al Qur'an sebab malas,  sedangkan didalam hantinya masih mentakdzimkan dan memuliakannya maka dia tidak mendapat dosa akan tetapi tergolong orang orang yang mahrum ( terhalangi, merugi).

Dan al Quran adalah yang tali ujungnya berada pada Allah dan ujung yang lain berada bersama kita, jika kita memegang erat tali tersebut, senantiasa belajar dan mengamalkannya dan juga beramal secara ikhlas maka  tidak akan pernah tersesat hingga bertemu Allah pada saatnya nanti.

Semoga Allah SWT menjadikan kita sebagai golongan-golongan yang mendapat naungan al-Qur'an, mendapatkan kemulian sebab al Qur'an.

~ Pengajian Kamis.
1 - September - 2016.
Masjid Al Murtadlo.

Ahmad Zain Bad.
AnNur II Bululawang Malang.

Jumat, 29 Juli 2016

Jangan Mudah Mengisolasi Diri

Jangan mudah mengisolasi diri, bertemanlah dengan semua golongan. Kalangan terkecil hingga kalangan terbesar. Orang-orang sholeh dan orang yang masih tolah-toleh. Anak kecil hingga orang tertua dan kalangan ahli toat sampai ahli maksiat. Mereka juga butuh terhadap sentuhanmu, butuh terhadap sedikit  pengajaran ilmu yang sudah pernah engkau pelajari, butuh terhadap sedikit harta yang engkau miliki. Janganlah suka memilah-milih teman. Bolehlah teman sholeh yang kau jadikan teman akrab, tapi jangan pernah meninggalkan teman-teman yang masih belum berada pada jalan yang benar. Belajarlah dari semua kalangan, semua golongan dan tancapkan dalam hatimu bahwa orang yang paling tidak mulia dibumi ini adalah dirimu.

~ Perenungan.
                     GZ.

Jangan Mudah Mengisolasi Diri

Jangan mudah mengisolasi diri, bertemanlah dengan semua golongan. Kalangan terkecil hingga kalangan terbesar. Orang-orang sholeh dan orang yang masih tolah-toleh. Anak kecil hingga orang tertua dan kalangan ahli toat sampai ahli maksiat. Mereka juga butuh terhadap sentuhanmu, butuh terhadap sedikit  pengajaran ilmu yang sudah pernah engkau pelajari. Janganlah suka memilah-milih teman. Bolehlah teman sholeh yang kau jadikan teman akrab, tapi jangan pernah meninggalkan teman-teman yang masih belum berada pada jalan yang benar. Belajarlah dari semua kalangan, semua golongan dan tancapkan dalam hatimu bahwa orang yang paling tidak mulia dibumi ini adalah dirimu.

~ Perenungan Malam.
Jam 1.49 WIB
Dikala semua orang tertidur.
Ahmad Zain

Senin, 27 Juni 2016

Syair dari Syekh Ahmad Mesir

Kenang-kenangan Sebuah Syair dari Syekh Ahmad bin Muhammad al Basyuni kepada Pondok Pesantren An Nur 2 Bululawang Malang.
Pada malam acara perpisahan tanggal 13 Ramadhan  1437 H.

معهد النور الثاني المرتضى
Pondok Pesantren An-nur 2 Al-Murtadlo.

  ١. معهدٌ للعلم ِ اسمه النور   
      عندما دخلته عمني السرور
Suatu tempat untuk menuntur Ilmu bernama An-nur,saat ku masuk ke dalamnya,rasa bahagia pun menyebar ke seluruh jiwa.

٢. وجدت فيه كل فضــيلة          
    استحق بــها اسم النـــــــور
Ku temukan berbagai keutamaan di dalamnya,dan tempat itu memang berhak menyandang nama An-nur (cahaya).

٣.أسسه لنشر العلم رجل صالح
     تقبـــله الله هــــو أنور نور
Tempat yang di dirikan oleh seorang lelaki yang sholeh, yang semoga Allah menerima amal kebaikan nya, beliau lah Anwar Nur...

٤.وحمل لواء العلم فيه بعده
    بــــدرٌ للدينِ ابن أنور نور
Bendera Ilmu di dalamnya setelah beliau di pegang oleh sang Purnama Agama (KH.Badruddin) Putra KH.Anwar Nur.

  ٥.أفنى لخدمة العلم فيه عمره
    فخـــلد الله ذكره مرّ الدهور
Beliau habiskan umurnya untuk ber khidmad dan mengabdi pada Ilmu,
Semoga Allah mengenang jasa beliau sepanjang masa.

  ٦. كــريمٌ بشوشُ الوجهِ دوماَ       
     طيبُ القلــبِ مُبْهجٌ للحضور
Seorang yang mulya,berseri wajahnya,baik hatinya,yang dapat hadirkan sejuta kebahagiaan.

٧.  وأولادهُ علي دربه سائرون 
    يبغـون للإسلامِ عزّ العصور
Putra" yang senantiasa melanjutkan sepak terjang beliau dengan harapan Islam semakin jaya sepanjang masa.

٨.   وزوجاتهم من خلفهم صابرات           محتسبات للأجر من الله الغفور
Istri" beliau, mereka yang bersabar di belakang layar,demi mendapatkan pahala dari Allah Dzat yang Maha Pengampun

٩.  وأساتذة بذلوا قصارى جهدهم
           لتخريج أجيــالٍ شعاعٍ للنـــور
Para pendidik dan pengajar yang telah mendermakan seluruh kerja keras mereka untuk melahirkan generasi" bercahaya.

١٠.    وطلاب للعلم في هذا الصرح       
     أرقى مثالٍ للأدبِ المنظـــور
Dalam istana Ilmu ini pula,para santri terlihat elok,etis,dan moralistisnya.

١١.   دعوت ربي أن يبارك جهدهم     
        أبٍ وأبنـــاء جهــــداَ مشكور
Aku berdoa kepada Allah semoga memberkahi semangat kerja keras mereka, orang tua mereka, dan anak" cucu mereka.

١٢. وزوجــات وأساتذة وطـــلاب     
      رزقهم الله جميعاً رزقاً موفور
Istri" beliau, para Asatidz Asatidzah,dan segenap santri yang ada, semoga Allah memberikan rizki pada mereka semua dengan rizki yang melimpah ruah

١٣.   وها أنا ذا مفارق ٌ لكم  لكــن      
    دوماً في القلب والعقل حضور
Dan akhirnya...
Ini lah seseorang yang hendak berpisah dengan kalian,yang namun demikian tetap hadir dalam hati dan juga pikiran.

إهداء من الشيخ / أحمد محمد البسيوني حسن الديب
جمهورية مصر العربية / محافظة الدقهلية  / مركز أجا
مبعوث الأزهر الشريف إلى دولة إندونيسيا

13 - Ramadhan - 1437 H.

Monggo di Share dan diseberlauaskan.

Jumat, 24 Juni 2016

3 Hal yang Harus Kita Jauhi.

3 perkara yang harus anda jauhi dalam kehidupan ini.

Umumnya manusia menginginkan hidup yang lebih baik. Baik kariernya atau juga urusan akhiratnya.
Berikut ini perkara-perkara yang harus anda jauhi.

1. Yang pertama adalah Firman Allah :
خذ العفو وامر بالعرف واعرض عن الجاهلين
Maafkan lah, dan perintahlah pada hal yang baik, dan tinggalkan orang-orang yang jahil.
Karena dengan kita mendekati orang-orang jahil, berbicara buruk dengan mereka maka tidak ada bedanya kita dengan mereka dalam berserikat pada kejelekan.

2. Yang kedua adalah jauhilah kabair (dosa-dosa besar), disebukan dalam hadist nabi yang menerangkan Sab'ul Mubiqot beliau bersabda :

اِجْتَنِبُواالسَّبْعَ الْمُوْ بِقَاتِ اَلشِّرْكُ بِاللهِ وَالسِّحْرُ وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِىْ حَرَّمَ اللهُ اِلاَّ بِالْحَقِّ وَاٰكِلُ الرِّبَا وَاٰكِلُ مَالِ الْيَتِيْمِ وَالتَّوَ لِّى يَوْمَ الزَّحْفِ وَقَذْ فَ الْمُحْصَنَا تِ الْغَا فِلاَ تِ الْمُؤْ مِنَا تِ. ﴿ رواه البخار ى و مسلم. ﴾

Artinya :

Jauhilah tujuh macam dosa yang bertingkat - tingkat (besar), diantaranya ialah :

1.  Mempersekutukan Allah.
2.  Sihir.
3. Membunuh diri yang diharamkan Allah kecuali dengan hak.
4.Makan harta riba.
5.  Makan harta anak yatim
6. Lari dari peperangan
7. Menuduh wanita yang berimana yang tidah tahu menahu dengna perbuatan buruk dengan apa yang difitnakan kepadanya.
(HR Bukhari dan Muslim)

Dengan menjauhi dosa-dosa besar maka hidup kita akan selamat, bahkan mencapai kenikmatan yang abadi.

3. Jauhilah orang yang tidak menghargaimu.
Sebuah maqolah mengatakan :

من اشكال احترام الذت انك تبتعد عن اي شخص لا يشعرك بقيمتك.

Salah satu bentuk atau cara menghargai diri kita adalah berusaha menjauhi siapapun yang tidak bisa menghargai kita.

Wallohu A'lam.
Semoga saya dan pembaca budiman di jadikan orang - orang yang terbaik di muka bumi ini.

Rabu, 22 Juni 2016

Hal yang Membikin Hidup Lebih Bahagia

3 hal yang membikin hidup kita menjadi lebih bahagia.
Oleh : Ahmad Zain Bad.

Pada umumnya manusia hidup menginginkan kebahagiaan, ketenangan dan kedamaian. Entah sebab yang melatar belakanginya mungkin, sering kali seseorang tidak PD (percaya diri) menghadapi kenyataan. Berikut ini adalah cara atau tips agar kita menjadi lebih bahagia.

1.  Tidak terlalu menyesali apa yang pernah terjadi. Seringkali kita minder disebabkan kesalahan-kesalahan kita di masa lalu. Beliau Romo Kyai Bad pernah berpesan : Kesalahan gak perlu disesali nemen-nemen, seng penting iku guduk menyesale, tapi yoopo perubahane awak'e sak marine ngelakoni kesalahan, ben ora mbaleni maneh.

2. Yang kedua adalah tidak risau akan masa depan. Kita banyak dihantui oleh masa depan. " engkok lek mondok, emben mangan opo, lak gak iso dadi pegawai negri, gak iso dadi kuli hhhhh " pertanyaan yang seperti ini sering kali kita temui. Bahkan ketakutan masa depan melebihi takutnya pada pocong, gendruwo dan  setan valak hhhhhhh........

3. Yang ketika adalah ridla atas pembagian rizki kita yang diberikan oleh Allah SWT.  Suatu ketika Imam Hasan Al Bashri  ditanya, apa yang menjadi rahasiamu dalam kehidupan sehingga terlihat lebih tenang damai dan tentram ? Kemudian  Beliau menjawab: “Aku tahu rezekiku tidak akan diambil orang lain, karena itu hatiku selalu tenang. Aku tahu amalku tidak akan dikerjakan orang lain, kerana itulah aku sibuk beramal shalih. Aku tahu Allah Ta’ala selalu memperhatikanku, kerana itulah aku malu jika Allah melihatku sedang dalam maksiat. Dan aku tahu kematian itu sudah menungguku, karena itulah aku selalu menambah bekal untuk hari pertemuanku dengan Allah.”

Allahu Akbar!

Begitulah kisah-kisah orang yang menentramkan di dunia ini.
Semoga kita mendapatkan sepercik keberkahan.

18 - Ramadhan - 1437 H.
23 - Juni - 2016 M.

Selasa, 21 Juni 2016

3 Hal yang bisa Menuntun Hidup Kita Menjadi Lebih Baik.

3 hal yang bisa menuntun hidup kita menjadi lebih baik.
Oleh : Ahmad Zain Bad.

1. Pertama adalah berkumpul atau berteman dengan orang-orang sholeh/baik/bagus atau sukses, dengan hal itu kita bisa belajar banyak dari mereka. Seperti sabda Nabi SAW : Bahwa seorang berteman dengan orang baik seperti berdekatan dengan penjual minyak wangi, kita akan terkena bau harumnya. Begitu juga sebaliknya.

2. Membaca buku, ya dengan membaca buku anda akan semakin banyak terinspirasi untuk menjalani kehidupan, apalagi buku karya ulama'- ulama' salaf, kita akan termotivasi untuk terus giat dalam beribadah  dan lebih mencintai akhirat yang kekal dan abadi dari pada sekedar materi dan duniawi.

3. Menanamkan niat setiap hari pada saat pagi telah muncul dengan niatan ingin memberika sebanyak-banyaknya manfaat kepada sesama. Adapun niat yang sudah tertata rapi dan tersusun indah adalah gubahan dari pada al Qutub al-Imam Abdulloh bin Alwy Al Haddad.
Berikut ini niat nya :

نَوَيْتُ التَّعَلُّمَ وَالتَّعْلِيْمَ، وَالتَّذَكُّرَ وَالتَّذْكِيْرَ، وَالنَّفْعَ وَاْلإِنْتِفَاعَ، وَاْلإِفَادَةَ وَاْلإِسْتِفَادَةَ، وَالْحَثَّ عَلَى التَّمَسُّكِ بِكِتَابِ اللهِ وَسُنَّةِ رَسُوْلِهِ، وَالدُّعَاءَ إِلَى الْهُدَى، وَالدَّلاَلَةَ عَلَى الْخَيْرِ، اِبْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ وَمَرْضَاتِهِ وَقُرْبِهِ وَثَوَابِهِ.

Aku niat belajar dan mengajar, mengingat dan memperingatkan, memberi manfaat dan mencari manfaat, memberi keutamaan dan mencari keutamaan, menganjurkan untuk berpegang teguh dengan Kitab Allah dan Sunnah RasulNya, mengajak kepada Hidayah, menunjukkan kepada kebaikan, dengan ikhlas dan mengharap ridho Allah, kedekatanNya serta pahala dariNya.

Semoga hiduo kita lebih baik dari pada tahun-tahun sebelumnya.

17 - Ramadhan - 1437 H.

Minggu, 19 Juni 2016

Tempat-tempat Misteri

3 tempat tanah yang menjadi misteri di An Nur 2 Bululawang.

Oleh : Ahmad Zain Bad.

Disetiap tempat, tentunya memiliki beberapa peristiwa dan kejadian. Dan memiliki nilai historis tertentu. Berikut ini 3 tempat tanah yang menjadi misteri di Pondok Pesantren AnNur 2 :

1. Tanah di depan Ndalem Barat, tepat didepan masjid, satu kedok yang agak munduk ditanami pohon sadeng, konon katanya Romo Kyai Bad, pada awal-awal pembangunan dahulu, tempat itu untuk makan tumpengan bersama. Oleh karena itu hingga sekarang tidak boleh diratakan.

2. Makam Mbah Syafi'ie, makam yang berada ditengah-tengah pondok pesantren. Tepatnya berada didepan kantor pondok, sekarang berubah model menjadi taman, agar tidak terlihat angker.  Konon katanya beliaulah sang pemilik tanah didaerah situ.

3. Lapangan parkir An Nur 2, seluas 2 hektar, yang konon katanya dulu Mbah Anwar sempat ngendikan; iki bakal dadi pondok, mek angel.
Menjadi terbukti sekarang, setelah hampir masa 15 tahun dari dawuh yang beliau ucapkan, dengan berbagai macam usaha yang dikerhakan, akhirnya ahli waris pun menjualnya juga.

Pesan Untuk Santri Menjelang Liburan

Pesan kepada Santri AnNur menjelang liburan.

1. Harus berbakti kepada kedua orang tua. Jangan sampai santri AnNur tidak menggunakan bahasa halus dengan kedua orang tuanya.

2. Kembali tepat waktu, jangan sampai molor, kalau molor akan dikenakan sangsi seberat-beratnya.

3. Membawa nama baik pondok pesantren dengan mengikuti kegiatan kegiatan keagamaan di rumah dan senantiasa berpakaian sopan dan berakhlak baik.

5. Senantiasa jamaah sholat lima waktu yang seperti sudah diterapkan di pondok pesantren.

6. Untuk tahun aharan baru ini seperti tahun kemaren tidak boleh membawa HP elektronik dan sebagainya dan akan terus diketati, jika ketahuan membawa dengan berbagai alasan apapun barang tersebut tidak akan dikembalikan dan dijadikan inventaris pesantren sebagai penebusan pelanggaran dan lagi akan dikenakan sangsi.

7. Dirumah harus  Tetap mengaji al Qur'an, mutholaah pelajaran dan terus belajar.

8. Hati-hati kalau bermain, jangan ditempat sepi yang berbahaya atau dikeramaian yang menghawatirkan.
Jaga keselamatan jaga kesehatan karena kesehatan adalah hal yang sangat mahal.

9. Belajar mengalah dalam urusan dunia dan berlomba-lomba dalam urusan akhirat.

10. Tetap menyapa dan salim sunhkem kepada guru dan asatidz ketika bertemu dijalan atau sedang berpapasan.

11. Yang terakhir semoga liburan anda liburan yang  menyenangkan dan bermanfaat, sehingga kembali ke pondok dengan hati yang damai dan tenang dalam menuntut ilmu.

Ahmad Zainuddin Badruddin.
Ahad - 14 - Ramadhan - 1437 H.
Ahad - 19 - Juni - 2016 M.